Seperti tahun-tahun sebelumnya di Bulan Ramadhan, kemarin Sekolah Menengah Tingkat Atas Negri (SMAN1) Bengalon mengadakan Pesantren Ramadhan pada Kamis (09/08) bertempat di ruang kelas SMAN 1 Bengalon. Kegiatan yang diagendakan selama dua hari tersebut diikuti oleh sekira 80 siswa/i mulai dari kelas satu sampai kelas tiga. Pesantren kilat yang diagendakan mulai jam 08.00 wita sedikit molor dari jadwal karena menunggu kedatangan rombongan Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta yang sedikit terlambat.
            Sebelum dimulai proses pembelajaran, terlebih dahulu panitia pelaksanan mengadakan seremonial pembukaan. Acara seremonial diisi dengan sambutan-sambutan, sambutan dari panitia pelaksana, komite sekolah, dan kepala sekolah sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya Agus Sulisyanto, ketua panitia mengatakan bahwa pesanttren kilat kali ini dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,
pasalnya yang mengisi acara kali ini  adalah Mahasiswa/i yang tergabung dalam organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta Kutai Timur. “Pesantren kali ini kami adakan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni melibatkan mahasiswa/i STAI Sangatta dengan harapan bisa memunculkan semangat para peserta pesantren kilat dan dibarengi dengan pembelajaran yang menyenangkan, ujar Agus Sulisyanto”.
            Pesantren Kliat sendiri dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah. Dalam sambutannya sebelum membuka acara  Sudirman, kepala sekolah mengatakan bahwa kegiatan pesantren ramadhan di SMAN 1 Bengalon merupakan kegiatan rutinitas pada tiap tahunnya di bulan Ramadhan yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan keagamaan para siswa. “saya harapkan para siswa serius mengikuti kegiatan ini sampai selesai, karena ini diharapkan bisa menunjang dan meningkatkan keimanan para siswa/i, dan kami berharap juuga para mahasiswa bisa memberikan pembelajaran yang menyenangkan”, tambahnya.
            Setelah acara dibuka, kemudian dilanjutkan proses pembelajaran pesantren kilat. Para mahasiswa/i STAI Sangatta mulai menyampaikan materinya seperti taharah, sholat, puasa, dan sebagainya. Terlihat cukup menarik proses pembelajaran yang dilaksanakan, pasalnya selain siswa/i nya mengikuti dengan serius, juga diselingi dengan game-game menarik oleh para pemateri dari STAI Sangatta. Menurut salah seorang peserta, mereka cukup menikmati proses pembelajaran dalam pesantren kilat. “saya cukup senang dengan model pembelajarannya, karena disertai dengan game-game dan juga penyampaiannya tidak kaku dan menyenangkan”, kata Yusnaini.
            Setelah dua hari berlangsung, pesantren ramadhan diakhiri dengan lomba cerdas cermat, dan dilanjutkan dengan penutupan. Di ujung acara penutupan, Mukhtar selaku perwakilan dari BEM STAI Sangatta sekaligus PMII Kutai Timur mengatakan cukup berkesan bisa belajar bersama-sama dengan siswa/i SMAN 1 Bengalon, pasalnya selain peserta dapat menangkap apa yang disampaikan oleh pemateri, juga mendapatkan sambutan yang cukup hangat dari pihak sekolah. “saya merasa senang mendapatkan sambutan yang cukup hangat dan diberi kesempatan untuk bersama-sama belajar dengan siswa/i SMAN 1 Bengalon. Saya berharap apa yang disampaikan oleh teman-teman bisa bermanfaat bagi semua orang”, ujar Mukhtar di akhir perpisahan.**mchtr

0 komentar:

Posting Komentar